My Resignation Letter

4/09/2011 12:48:00 AM

Dengan hormat,

Tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Namun, belum terlalu lama untuk sebuah tujuan untuk melakukan sesuatu yang paling berharga dalam keluarga besar .... yang secara kasat mata menarik busur dengan kuat untuk melesatkan anak panah menuju tempat yang paling tepat guna sebagai sasaran. Namun juga terlalu lama untuk menahan tali busur membentang dan menegang sehingga pandangan memudar dan mengubah target yang dituju. Akhirnya tali busur itupun putus dan anak panahpun terjatuh sebelum melesat. Tidak ada yang berubah. Tali busur itu sudah putus sebelum melesatkan anak panah. Belum ada yang berubah. Si pemanah belum merasakan indahnya melihat anak panah melesat di udara. Dan si anak panah belum merasakan lembutnya hembusan angin sesaat lepas dari busur menyeruak geramnya kebebasan dunia dengan segala ketidak/siapannya.

Tali itu sudah putus. Tapi tali baru harus dicari sebagai pengganti tali yang putus. Tali yang lebih baik, lebih kuat, lebih bijak, lebih memiliki sikap dan lebih bisa melihat jauh ke depan agar si anak panah mampu melesat dengan anggun berfenomena di tengah-tengah ribuan, jutaan, bahkan miliaran anak panah yang lain. Tali itu sudah putus dan belum ada yang berubah.

Kata ditutur, tindak dilaku, emosi disikap, rasa diungkap, pikiran digagas, untuk semua, gayung acap tiada/bersambut. Salah, khilaf, acuh, tak berasah dan asih adalah rempah nuansa pada horizon tak berakhir. Untuk semua, maaf tiada cukup.

Namun, – tenaga, pikiran, waktu bahkan materi yang tercurah tak berambang; mengalir tak bermuara; mengarungi ruang kosmik bermakna hati yang tak/lelap pada gelapnya lorong-lorong didik-lah yang mampu memuaikan kebuntuan asa pada pijak untuk sebuah emban sakral mempertahankan dan mengagungkan kejayaan akal. Untuk si anak panah.

Namun, – maaf, diucap.

Dan terima kasih atas ranah tiada/bermakna, atap tiada/berteduh, tiada/berpelangi, tiada/berembun, tiada/bercahaya; untuk semua, terima kasih, diucap. Diucap sebagai pengingat akan ada/tiada-nya sebuah nada yang diabul. Simfoni dengan/tanpa harmoni si pemanah, si busur dan si anak panah yang pernah ada. Akhirnya, – masa pun berganti. Pamit undur.

Semua, terima kasih, diucap.

You Might Also Like

0 comments

Subscribe